Halo sahabat
jarateka. Alhamdulillah saya bisa menjumpai sahabat jarateka semua melalui
tulisan saya yang ala kadarnya ini. Dalam tulisan ini saya mau bercerita
tentang kunjungan saya ke Cikarang, wilayah basis jarateka.
Sebenarnya
saya berkeinginan nyamperi teman-teman di daerah basis jarateka yang sudah
merindukan kehadiran sejak lama. Namun, rencana tersebut selalu gagal karena
bentrokan jadwal. Baru di akhir tahun 2015 saya tekad meluncur ke Cikarang
meski hanya bisa berjumpa dengan seperingkil sahabat jarateka di sana.
Tepatnya
tanggal 1 Januari 2016 pukul 16.00 WIB saya melangkahkan ban sepeda motor saya
ke Terminal Pecangaan, Jepara dengan diiringi muka cemberut istri saya yang
disusul dengan derai air mata langit. Saya sangat bisa memaklumi ekspresi wajah
istri saya karena pasti istri saya akan merasa kangen berat tanpa kehadiran
saya di sisinya. Ya, kangen dengan sosok ganteng dan menawan tiada tandingan,
suami idaman sepanjang zaman.
Saya meluncur
ke Cikarang menggunakan transportasi darat, tepatnya bus Bejeu yang terkenal
dengan klakson telelolet-nya. Bus yang saya damba-dambakan untuk bisa saya
naiki. Alhamdulillah, perjalanan berjalan dengan lancar meski diiringi guyur
hujan sepanjang jalan. Selama perjalanan ada rasa was-was, khawatir kalau
tersesat. Maklumlah, saya kan jarang bepergian ke luar kota karena keberadaan
saya sangat penting di daerah saya, terutama bagi istri tercinta yang belum ada
duanya. Untung ada guide yang dengan setia menemani saya melalui ponselnya.
Siapakah dia? Ya tepat sekali, mas bim nama kerennya.
Menjelang
subuh saya sampai di tujuan, tujuan yang saya sendiri tidak tahu letaknya. Di
situ ada SPBU, kantor agen bus malam, tukang ojek, angkutan umum. Saya hanya
bisa bengong beberapa saat (setengah jam) sambil menunggu kedatangan sang
penjemput, sang penyelamat, dan sang pemberi tempat. Saiapakah dia? Kali ini
Anda salah. Ternyata yang datang
menjembut saya adalah Mas Abdul Hamid, bukanlah Mas Bim seperti dugaan
Anda. Dengan gaya seperti pilot GO-JEK, Mas Hamid siap membawa saya ke tempat
singgah, istana tanpa permaisuri.
Sesampainya
di kontrakan Mas Bim, kami langsung bercakap-cakap (saya takut menggunakan kata
“bercengkrama” karena bisa menimbulkan asumsi negatif dari pembaca mengingat
status Mas Bim yang masih diragukan). Kami menyibukkan diri dengan main PES
sambil menunggu waktu yang ditentukan tiba. Saya sangat senang dengan service
yang diberikan Mas Bim (tolong jangan ada asumsi dengan penggunaan kata
service). Saya diajak keliling Kawasan Industri MM2100, kawasan yang selama ini
hanya ada dalam angan-angan saya, diajak sarapan soto di pinggir jalan, diajak
makan siang di WM Padang, diajak menikmati lantunan lagu-lagu New Palappa,
disuguhi jenang Kudus, dll. Semua saya dapatkan secara Cuma-Cuma. Namun agak
sedikit saya sayangkan rokoknya harus beli sendiri. Coba saja kalau disediakan
satu pres Marlboro, pasti langsung saya doakan semoga statusnya bisa jadi
jelas.
Matahari
mulai condong ke arah kiblat. Suasana bertambah seru dengan kehadiran Mas Wiro
(sekarang jadi leader di Jarate Academy) dan Mas Ipul (sekarang meniti karier
di Jarate Academy). Kami dibawakan oleh-oleh rujak dua bungkus yang akhirnya
dihabiskan oleh yang bawa oleh-oleh sendiri. Saya sih cuma mencicipi satu
bungkus saja. Suasana semakin gemuruh karena ada pertandingan PES antara Mas
Bim dan Mas Ipul, disusul saya versus Mas Wiro yang dikalahkan oleh Mas
Wiro. Oh ya, saat itu kami berjuang
mengembalikan account Mas Ipul yang hilang karena terkena karma karena keluar
dari Jarate Kingdom. Walhasil, gagal karena tidak berhasil.
Jarum jam
mulai mendekati angka 7. Saatnya kami berkumpul di tempat yang sudah disepakai,
yaitu di Mc Donald. Tepatnya di daerah mana saya lupa, yang saya ingat di
tempat itu menjual Mc Donald saja. Namun agak disayangkan Mas Ipul pamit tidak
bisa ikut bergabung karena dapat panggilan darurat dari istri.
Di TKP sudah
standby Mas Nur yang bisa dipanggil
Gendut oleh teman-temannya. Saya penasaran dengan bentuk aslinya. Menyusul
kemudian Mas Martin, sang pewaris tahta NHCH. Berikutnya, Mas Wiro yang
sebelumnya sudah pernah ketemu di Jogja. Urutan berikutnya Mas Jalal yang
meluncur dari Tangerang. Terakhir datang adalah Mas Bona yang datang jauh-jauh
dari Jakarta beserta istri dan anak-anak.
Dalam
pertemuan tersebut tercipta suasana yang hangat. Meski saya baru bertemu dengan
sahabat jarateka kawasan Cikarang, Karawang, dan Jakarta, seakan-akan saya
sudah kenal lama dengan mereka. Tidak ada rasa canggung sama sekali dalam
pertemuan malam itu. Satu per satu mengeluarkan candaan yang ditumpangi oleh
teman-teman lainnya. Ada yang cerita soal orang Jepang di perusahaannya, ada
yang bercerita tentang game EVO, ada yang bercerita tentang keluarga, dan ada
juga yang terus melirik dua gadis cantik yang duduk di sebelah kami sambil
berharap ada servis gratis dari kedua cewek tersebut.
Dibahas pula
masa depan clan Jarate Kingdom dalam pertemuan meja bundar tersebut. Ada usul
dibentuk clan baru untuk menampung anggota yang village-nya masih unyu. Hal ini
untuk memfasilitasi maraknya anggota JK yang membuat account baru untuk
menghilangkan kejenuhan di TH9 yang
ngelootnya semakin susah. Selain itu, clan baru itu juga berfungsi untuk
menyediakan stock anggota untuk JK jika memang anggota di clan baru itu dianggap
sudah siap war. Walhasil disepakatilah pembentukan clan baru itu yang akhirnya
diberi nama Jarate Academy yang dinahkodai oleh Mas Wiro.
Demikian
sedikit cerita yang saya sampaikan dari peristiwa panjang yang membahagiakan.
Saya berharap suatu saat nanti dapat berjjumpa dengan sahabat jarateka se
nusantara. Paling tidak se pulau jawa. Dan harapan saya yang paling penting
adalah semua akomodasi ditanggung oleh pihak-pihak yang berkepentingan.
Hehehehe ….


8 komentar
Click here for komentarWkwkwkwkwkwkwkwk seru seru seru critanya sesuai dg kenyataannya tp ada satu yg gk sesuai soal rujak bukan saya yg abisin tp mas ipul saya cm sebagai team support aja kok ckakakakak
ReplyUsulan aja kang chiez, sekalian masukan acara GERAKAN ORANG TUA ASUH sebagai antusias anggota JK dalam kesosialannya sapa tau byk yg berminat kang
di postingan berikutnya akan saya masukkan mas wiro. termasuk juga jarate academy akan saya masukkan.
ReplyKata2 suami ganteng sedunia itu gak penting kang chiz wkwkkw
ReplyGak usah di bahas...
Kata2 suami ganteng sedunia itu gak penting kang chiz wkwkkw
ReplyGak usah di bahas...
tetot penyebutan nama saya salah
Replysosok lebaynya mulai kelihatan
ReplySengaja mas bim, biar g kena kutukan nama nur.
Replywaluah
ReplyConversionConversion EmoticonEmoticon