Aksi Nyata Jarate Kingdom

Dalam postingan kali ini saya akan bercerita tentang gerakan sosial yang yang merupakan salah satu dari aksi nyata Clan Jarate Kingdom. Gerakan yang mungkin tidak dijumpai di clan lain.

Saya mulai dulu dari asal-usul adanya gerakan sosial di Jarate Kingdom. Gerakan ini diprakarsai oleh Mas Bim yang menyerukan agar clasher di bawah naungan Jarate Kingdom melaksanakan aksi sosial. Namun, saat itu masih bingung dalam wujud apa, mengingat posisi jarateka yang menyebar di seluruh nusantara. Lantas saya tawarkan sebuah aksi sosial dalam wujud Gerakan Orang Tua Asuh (GOTA), gerakan yang sempat membahana pada masa orde baru.

Tawaran yang saya tawarkan sejenak hilang di telan bumi karena belum mendapat respon dari jarateka. Saya maklumi karena kesibukan para jarateka dan mungkin juga karena belum dipahaminya konsep yang saya tawarkan. Baru kemudian mulai ada titik terang setelah saya melihat DP BBM Mas Bim yang berisi zakat harta. Saya respon DP tersebut sesuai dengan pemahaman yang dapatkan di bangku sekolah dulu. Sempat ada diskusi panjang antara saya dan Mas Bim. Dalam diskusi itu saya ulas tentang gerakan orang tua asuh yang pernah saya tawarkan sebelumnya.

Beginilah konsep yang saya tawarkan. Setiap jarateka yang sudah bekerja pasti mempunyai sisa penghasilan setiap bulan. Dari sisa penghasilan itu sebagian disumbangkan untuk siswa kurang mampu di sekolah saya. Jumlah sumbangan yang akan diberikan tidak saya batasi, semampunya dan seikhlasnya sajalah. Sumbangan itu ditransfer ke rekening pribadi saya dan nantinya akan saya alokasikan ke beberapa siswa yang saya anggap layak mendapatkan bantuan. Berikut hitung-hitungannya.

Biaya sekolah di madrasah saya lebih kurang Rp 300 ribu/semester. Itu berarti tiap satu bulan butuh dana Rp 50 ribu. Namun, saya tidak mengalokasikan dana Rp 50 ribu per bulan per siswa melainkan Rp 75 ribu per bulan. Harapan saya adalah tiap siswa nantinya masih punya sisa dana untuk kebutuhan di kelas XII, yang membutuhkan biaya lumayan besar untuk kebutuhan ujian.

Saat ini, jarateka yang sudah bergabung dalam GOTA baru berjumlah 5 orang, yaitu Mas Bim, Mas Martin, Mas Wiro, Mas Nur, dan Chieznie. Dari kelima anggota tersebut terkumpul dana Rp 650 ribu. Dengan demikian, siswa yang tercover oleh aksi sosial kita berjumlah 8 orang.

Melalui tulisan ini saya bermaksud memanggil seluruh stakeholder Jarate Kingdom, baik yang terlibat langsung dalam clan maupun di luar clan untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan sosial ini dalam rangka turut serta mencerdaskan anak bangsa. Akhirnya, saya ucapkan terima kasih atas partisipasi kawan-kawan dalam aksi sosial ini. Saya yakin dari aksi kecil ini akan membawa perubahan yang luar biasa bagi mereka.




Previous
Next Post »